Kamis, 15 April 2010

tugas makalah akademis

kata pengantar

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Karena berkat rahmat dan karunia-Nya lah saya dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik.
Makalah ini saya buat dalam rangka memenuhi tugas Teori Organisasi Umum. Adapun judul dari makalah ini adalah “ Ekonomi “ .
Selain itu tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung dan membantu saya dalam menyelesaikan karya tulis ini, terutama kepada Dosen bidang studi Teori Organisasi Umum , Bapak Nurhadi. Karena saya sadar maksud beliau memberikan tugas ini semata-mata untuk meningkatkan kualitas belajar kami dan menambah pengetahuan kami.
Akhir kata “ Tak ada gading yang Tak retak (tak ada sesuatu yang sempurna) “ begitu pula dengan makalah yang telah saya buat ini. Oleh karena itu , saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun. Dan semoga makalah yang saya buat ini dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membaca atau menyimaknya.


Bekasi, Maret 2010

Penyusun





JUDUL HALAMAN
KATA PENGANTAR ............................................................................................ i
DAFTAR ISI ............................................................................................ ii
BAB I
RUANG LINGKUP EKONOMI
1.1 Definisi dan Metodologi Ekonomi .................................................... 1
1.2 Masalah Pokok Ekonomi dan Pengaruh Mekanisme Harga ………………... 2
1.3 Sistem Perekonomian …………………………………….…………………………… 3
BAB II
PENENTUAN HARGA PERMINTAAN DAN PENAWARAN
2.1 Pengertian .......................................................................................... ……. 4
2.2 Hukum Permintaan dan Penawaran ……………………………........ ……………….. 5
2.3 Faktor Yang Mempengaruhi ………........................................................ 8
2.4 Penentuan Harga Keseimbangan ............................................... 26
BAB III
PERILAKU KONSUMEN
3.1 Pendahuluan ……............................................................... 30
3.2 Pendekatan Perilaku Konsumen ................................................................ 36
3.3 Konsep Elastisitas ……………………………………………………………………..….. 37

BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan ..................................................................................... 39
4.2 Saran & Pendapat .......................................................................... 40

DAFTAR PUSTAKA .......................................................................... iii


BAB 1
Ruang Lingkup Ekonomi
Definisi Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi adalah suatu studi mengenai individu-individu dan masyarakat membuat pilihan, dengan atau tanpa penggunaan uang, dengan menggunakan sumber-sumber daya yang terbatas tetapi dapat digunakan dalam berbagai cara untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa dan mendistribusikanya untuk kebutuhan konsumsi, sekarang dan di masa yang akan dating, kepada berbagai individu dan golongan masyarakat. Definisi diatas dikemukakan oleh Profesor P.A Samuelson, salah seorang ahli ekonomi yang terkemuka di dunia, yang menerima hadiah Nobel untuk ilmu ekonomi pada tahun 1970.
Ekonomi menurut bahasa Sansekerta dibagi menjadi 2 kata yaitu Oikos dan Nomos, yang artinya adalah Oikos yaitu Rumah tangga dan Nomos yaitu Aturan.Jadi Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang aturan rumah tangga. Yang manfaatnya agar pengeluaran dan pemasukan menjadi balance (seimbang).

Metodologi Ekonomi
Ilmu ekonomi adalah suatu bidang ilmu pengetahuan yang sudah berkembang sejak beberapa abad yang lalu. Perkembangannya sebagai suatu bidang ilmu pengetahuan bermula sejak tahun 1776, yaitu setelah Adam Smith seorang pemikir dan ahli ekonomi Inggris menerbitkan bukunya yang berjudul: “ An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations”. Beberapa pandangan dalam buku ini masih tetap mendapat dukungan dalam pemikiran ahli-ahli ekonomi di masa ini. Adam Smith boleh dipandang sebagai “bapak” dari ilmu ekonomi.
Adapun aspek-aspek yang erat hubunganya dengan metodologi dalam analisis ekonomi, yaitu :
• Masalah ekonomi pokok yang dihadapi setiap masyarakat, yaitu masalah kelangkaan atau kekurangan.
• Jenis-jenis analisis ekonomi.
• Ciri-ciri utama sesuatu teori ekonomi dan kegunaan teori ekonomi.



Masalah Pokok Ekonomi dan Pengaruh Mekanisme Harga
 Masalah Pokok Ekonomi Menurut Ekonomi Klasik
Dari keterbatasan sumber daya dan keinginan yang tidak terbatas munculah masalah pokok ekonomi.
Masalah pokok ekonomi telah ada sejak dulu dan tetap ada hingga sekarang. Berikut ini akan membahas masalah pokok ekonomi yang telah muncul sejak manusia hidup berkelompok atau bermasyarakat berdasarkan tinjauan ekonomi klasik dan ekonomi modern.
Ekonomi klasik diwakili oleh Adam Smith. Menurut Adam Smith kemakmuran tidak terletak pada emas, melainkan pada barang-barang. Kemakmuran menunjukan suatu keadaan yang seimbang antara kebutuhan dengan benda pemuas kebutuhan. Proses untuk mencapai kemakmuran suatu masyarakat tidaklah mudah. Hal inilah yang menjadi masalah pokok ekonomi di masyarakat.
Menurut teori ilmu ekonomi klasik, masalah pokok ekonomi masyarakat dapat digolongkan kepada tiga permasalahan penting, yaitu masalah produksi, masalah distribusi, dan masalah konsumsi.

a. Masalah Produksi
Untuk mencapai kemakmuran, barang-barang kebutuhan harus tersedia di tengah masyarakat. Karena masyarakat sangat heterogen, maka barang-barang yang tersediapun beragam jenisnya sehingga muncul permasalahan bagi produsen, yaitu barang apa saja yang harus diproduksi. Munculnya pertanyaan tersebut diatas tak lain karena heterogennya masyarakat. Dengan demikian, tentu menimbulkan permasalahan bagi produsen dan menimbulkan kekhawatiran apabila memproduksi suatu barang tertentu, tetapi tidak dikonsumsi masyarakat.

b. Masalah Distribusi
Agar barang/jasa yang telah dihasilkan dapat sampai kepada orang yang tepat, dibutuhkan sarana dan prasarana distribusi yang baik. Contoh, dari kebun

hasil panen perlu alat angkut yang ditunjang prasarana jalan yang baik agar hasil panen cepat sampai ketangan konsumen dan tidak tertimbun pada produsen.
Sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh produsen tergantung kepada kondisi produsen, hasil produksi, dan lingkungan masyarakat secara keseluruhan.

c. Masalah Konsumsi
Barang hasil produksi yang telah didistribusikan kepada masyarakat idealnya dapat dipakai atau dikonsumsi oleh masyarakat yang tepat dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang tepat pula. Persoalan yang muncul apakah barang tersebut akan dikonsumsi dengan tepat oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkannya atau menjadi sia-sia karena tidak terjangkau oleh masyarakat sehingga proses konsumsi tidak berjalan sebagaiman mestinya?
Masalah konsumsi sangat berhubungan erat dengan situasi dan kondisi masyarakat yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan alam, sosial, budaya, tingkat pendapatan serta agama.

 Masalah Pokok Ekonomi Menurut Aliran Modern
Para ahli ekonomi modern sepakat bahwa dengan sumber daya yang tersedia, paling sedikit ada tiga masalah pokok yang dihadapi setiap perekonomian yang harus dipecahkan oleh masyarakat sebagai subjek ekonomi.

a. Barang dan jasa apa dan berapa banyak yang akan diproduksi? (What)
Mengingat bahwa sumber produksi yang tersedia terbatas dan penggunaannya bersifat alternatif, maka masyarakat harus menentukan jenis dan jumlah barang dan jasa yang akan diproduksi. Masyarakat dapat memilih satu atau beberapa jenis barang dan jasa yang akan diproduksi dengan perbandingan tertentu. Pilihan yang dilakukan oleh masyarakat ini tentunya yang dipandang paling menguntungkan dan memberikan manfaat yang paling besar bagi masyarakat guna memenuhi kebutuhan. Dengan adanya perdagangan Internasional kebutuhan dari negara satu ke negara lain bisa terpenuhi dan saling melengkapi karena disetiap negara tidak sama akan produksi yang mereka buat karena perbedaan sumber daya alam.

b. Bagaiman cara memproduksi? (How?)
Pertanyaan ini menyangkut teknik produksi yang diterapkan dan kemampuan mengombinasikan faktor-faktor produksi atau sumber daya yang ada didalam proses produksi. Dengan keterbatasan sumber daya ekonomi yang tersedia para produsen harus mampu mengombinasikannya bahkan sampai kepada penentuan pihak-pihak yang akan dilibatkan dalam proses produksi. Misalnya, di bidang pertanian, untuk menghasilkan produksi dapat dilakukan dengan padat modal atau padat karya. Jika tempatnya berada pada daerah padat penduduk sebaiknya dipilih pada karya, sehingga dapat menekan pengangguran, sedangkan jika tempatnya berada didaerah yang penduduknya sedikit dipilih padat modal.

c. Untuk siapa barang atau jasa dihasilkan? (for Whom?)
Pertanyaan ini menyangkut masalah untuk siapa atau lapisan masyarakat mana yang menikmati barang dan jasa yang diberikan. Apakah setiap warga mendapat bagian yang sama atau berbeda? Apakah barang atau jasa hanya untuk orang kaya saja? Apakah pendapatan nasional telah didistribusikan secara adil? Haruskah gaji para manajer sepuluh kali lipat dari buruh? Apakah proyek mobil murah perlu dilaksanakan agar penduduk berpendapatan rendah dapat mengonsumsinya? Semua pertanyaan tersebut menyangkut untuk siapa barang/jasa diproduksi.
Ketiga masalah diatas yaitu what, how dan for whom bersifat fundamental dan bersifat kait mengait satu dengan yang lainya serta selalu dihadapi oleh setiap negara, baik negara sedang berkembang maupun negara yang sudah maju, namun tidak semua perekonomian dapat memecahkan ketiga masalah tersebut dengan cara yang sama. Kemungkinan-kemungkinan produksi setiap negara untuk memecahkan masalah-masalah pokok yang dihadapi oleh setiap negara tergantung dari sistem perekonomian yang dianut oleh masing-masing negara.
Menurut seorang ahli ekonomi membuat teori bahwa kalau pendapatan seseorang naik, maka pengeluaranya untuk membeli makanan dan kebutuhan yang lainya akan bertambah. Jadi pendapatan seseorang mempengaruhi akan tingkat kebutuhannya, inipun saya rasakan sendiri.
Sistem Perekonomian
Permasalahan masyarakat yang telah disebutkan sebelumnya diusahakan pemecahannya. Usaha tersebut diwujudkan melalui sistem ekonomi yang dipilih suatu negara. Sistem ekonomi adalah perangkat atau alat yang digunakan untuk menjawab secara tuntas masalah apa, bagaimana, dan untuk siapa barang diproduksi yang sebelumnya sudah dibahas pada pembahasan masalah pokok ekonomi menurut aliran modern. Efektif atau tidaknya jawaban-jawaban yang diberikan sangat tergantung kepada sistem ekonomi yang dipilih.
Menurut Bachrawi Sanusi, pemilihan system ekonomi mana yang akan diterapkan dipengaruhi oleh hal-hal berikut ini :
a) Sumber-sumber historis, kultural, cita-cita, keinginan-keinginan dan sikap penduduk.
b) Sumber daya alam dan iklim.
c) Filsafat yang dimiliki dan dibela sebagian besar penduduk.
d) Teorisasi pengalaman yang dilakukan oleh penduduk.
e) Uji coba.
Pada dasarnya didunia ini hanya ada dua bentuk sistem ekonomi, yaitu sistem ekonomi liberal dan system ekonomi sosialis. Kedua system tersebut saling bertentangan satu sama lainya. Akan tetapi, kenyataannya tidak ada satu negara pun didunia ini yang melaksanakan kedua sistem tersebut di atas secara murni. Agar jelasnya dibawah ini akan diuraikan satu persatu sistem ekonomi yang ada.

 Sistem Ekonomi Tradisional
Adalah sistem ekonomi yang diterapakan oleh masyarakat tradisional secara turun temurun, mengandalkan alam dan tenaga kerja. Contohnya pada suku tradisional di Lembah Baliem, Irian Jaya dalam menjawab masalah- masalah ekonomi mereka. Semuanya telah diatur dengan rapi, yaitu dengan adat. Adat sangat menentukan kapan masa berperang, kapan mengadakan panen, sitem pertanian yang dipakai dan lain-lain.
Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional :
1. Tehnik produksi bersifat sederhana
2. Sedikit modal
3. Pertukaran dengan sistem barter
4. Tidak ada pembagian kerja
5. Berdasarkan tradisi

Dari ciri-ciri diatas dapat disimpulkan bahwa sistem ekonomi tradisional mempunyai kebaikan dan kelemahan. Kebaikanya yaitu terjadinya persaingan yang sehat serta tidak menimbulkan tekanan jiwa dalam masyarakat karena anggota masyarakat tidak dibebani oleh target-target tertentu yang harus dicapai. Namun kelemahannya yaitu masyarakatnya sulit berkembang karena tidak adanya persaingan.

 Sistem Ekonomi Komando/Terpusat/Sosialis

Adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Sistem ekonomi terpusat ini didasari oleh asumsi bahwa pemerintah (penguasa) dianggap dapat menentukan yang terbaik untuk masyarakatnya. Negara-negara yang biasanya menganut sistem ekonomi terpusat adalah Negara-negara sosialis/komunis, seperti RRC dan Kuba.
Ciri-ciri sistem ekonomi komando/terpusat/sosialis :
1. Semua alas dan sumber produksi dikuasai oleh Negara
2. Hak milik perorangan tidak diakui
3. Tidak bebas memilih pekerjaan
4. Kebijakan ekonomi diatur oleh pemerintah
5. Kepemilikan alat produksi sepenuhnya pada pemerintah

Kebaikan sistem ekonomi komando/terpusat/sosialis :

1. Pemerintah mudah melakukan pengendalian inflasi, pengangguran, dan lainya
2. Mudah melakukan distribusi pendapatan
3. Jarang terjadi krisis ekonomi


Keburukan sistem ekonomi komando/terpusat/sosialis :
1. Mematikan inisiatif individu untuk maju
2. Sering terjadi monopoli
3. Masyarakat tidak bebas memiliki sumber produksi


 Sistem Ekonomi Pasar/Liberal/Kapitalis

Adalah sistem ekonomi dimana kegiatan ekonomi produksi, distribusi, dan konsumsi di lakukan oleh pihak swasta. Prinsip yang mendasari sistem ini yaitu kebebasan individu, kebebasan berusaha, kebebasan memilih, kebebasan berinisiatif, kebebasan memiliki dan sebagainya.
Kenyataanya tidak satupun Negara di dunia ini yang menerapkan sistem ekonomi liberal secara murni. Misalnya saja Amerika Serikat yang di kenal sebagai Negara liberal, dalam praktik masih ada campur tangan pemerintah dalam masalah ekonomi. Negara-negara penganut sistem ekonomi liberal adalah Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Jerman, Jepang, dan Itali.

Ciri-ciri sistem ekonomi pasar/liberal/kapitalis:

1. Kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan dan dilaksanakan oleh swasta/masyarakat
2. Kebebasan masyarakat untuk memiliki alat-alat produksi dan berusaha diakui
3. Hak milik perorangan diakui
4. Pemerintah tidak campur tangan langsung
5. Selalu berorientasi mencari keuntungan (profit oriented)
Kebaiakan sistem ekonomi pasar/liberal/kapitalis :

1. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat
2. Setiap individu bebas memiliki sumber produksi
3. Timbul persaingan untuk maju
4. Menimbulkan barang bermutu tinggi
5. Efisiensi dan efektifitas tinggi


Keburukan system ekonomi pasar/liberal/kapitalis :
1. Sulit melakukan pemerataan pendapatan
2. Munculnya monopoli
3. Sering terjadi gejolak dalam perekonomian

 Sistem Ekonomi Campuran

Adalah sistem ekonomi dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah. Dalam sistem ekonomi campuran (mixed economy) mekanisme harga dan pasar bebas yang dianut oleh sistem ekonomi pasar bebas dapat berdampingan dengan adanya perencanaan dari pusat seperti yang dianut oleh system ekonomi komando. Kegiatan ekonomi masyarakat diserahkan kepada kekuatan pasar, namun pada batas tertentu pemerintah tetap melakukan kendali campur tangan.

 Sistem Ekonomi Indonesia
.
Sistem ekonomi Indonesia disebut sistem demokrasi ekonomi atau system ekonomi pancasila, yaitu sistem ekonomi yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Ciri-ciri positif (yang harus ada) dalam demokrasi ekonomi :
1. Perekonomian disusun berdasarkan atas asas kekeluargaan.
2. Cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
3. Bumi, air dan kekayaan yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan untuk kemakmuran rakyat.
4. Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatanya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
5. Potensi, inisiatif, dan daya kreasi masyarakat dikembangkan.
6. Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.




Pilihan Ganda LATIHAN
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !
1. Kebutuhan hidup manusia yang tidak terbatas dapat dilihat dari …
a. Cara manusia dalam mencari nafkah
b. Cara manusia dalam memenuhi kebutuhan yans selalu tidak puas
c. Cara manusia dalam menghemat penghasilanya
d. Cara manusia dalam menghabiskan semua pendapatanya
e. Cara manusia dalam memenuhi kebutuhan pokoknya
2. Jumlah sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan manusia sifatnya …
a. Langka atau terbatas dibandingkan dengan kebutuhannya
b. Bebas dan dapat dieksploitasi sesuai yang dibutuhkan
c. Cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari
d. Sangat banyak karena merupakan benda potensial yang dapat diusahakan
e. Hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan yang sangat mendesak saja
3. Perhatikan matrik kebutuhan berikut ini:
A B C
1.Tabungan 1.Alat-alat tulis 1.Komputer
2.Buku pelajaran 2.Mobil 2.Asuransi
3.Hiburan 3.Pendidikan 3.Pakaian seragam
Berdasarkan matrik diatas yang termasuk kebutuhan masa sekarang bagi seorang pelajar adalah …
a. A1, B2 dan C3 d. A3, B2 dan C2
b. A1, B3 dan C3 e. A2, B1 dan C3
c. A2, B1 dan C1
4. Adanya proses produksi yang dilakukan manusia karena …
a. Pengaruh peraturan pemerintah
b. Adanya kebijakan dalam bidang ekonomi
c. Persediaan di alam yang terbatas
d. kebutuhan hidup manusia yang terbatas
e. Melangsungkan keturunan
5. Perhatikan kegiatan pelaku ekonomi dibawah ini:
1. Membeli barang dan jasa untuk kebutuhan sehari-hari
2. Menerima gaji bulanan setiap tanggal 25
3. Menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan permintaan pasar
4. Membayar sewa tempat yang di gunakan untuk usaha produksi
5. Membeli dan menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat
Kegiatan di atas yang dilakukan oleh produsen adalah …
a. 1 dan 3 d. 3 dan 5
b. 2 dan 4 e. 4 dan 5
c. 3 dan 4
6. Sistem pasar bebas adalah sistem ekonomi yang paling ideal karena …
a. Pemerintah tidak campur tangan dalam mengatur kegiatan ekonomi
b. Masyarakat mempunyai kebebasan dalam memilih pekerjaan dan barang yang ingin mereka konsumsikan
c. Kegiatan ekonomi dapat diatur dengan lebih efisien dan pertumbuhan ekonomi selalu teguh
d. Komposisi barang dan jasa yang diproduksikan oleh sistem ekonomi tersebut sesuai dengan yang diperlukan masyarakat
e. Masyarakat tidak bebas berkreasi dan menkonsumsi barang
7. Perhatikan matrik ciri-ciri sistem ekonomi berikut:
A B C
1. Perencanaan disusun oleh pemerintah
2. Adanya campur tangan pemerintah dalam perekonomian
3. Sektor ekonomi pemerintah dan swasta terpisah secara jelas 1. Relatif tidak ada jurang pemisah antara si miskin dan si kaya
2. Produksi, distribusi dan konsumsi diatur oleh pemerintah
3. Modal memegang peranan penting 1. Mudah mengadakan pengendalian harga
2. Hak milik alat-alat produksi di tangan perorangan
3. Inisiatif dan hak perorangan dibatasi
Berdasarkan matrik diatas yang merupakan ciri system ekonomi terpusat adalah …
a. A1, B1 dan C1 d. A3, B2 dan C3
b. A2, B2 dan C3 e. A3, B3 dan C2
c. A1, B2 dan C3

8. Perhatikan pernyataan berikut:
1. Tersedianya tenaga kerja terampil
2. Keserakahan manusia dalam memenuhi kebutuhannya
3. Situasi sosial dan politik suatu bangsa
4. Perkembangan IPTEK tidak sesuai dengan peningkatan kebutuhan
5. Ketidakmampuan mengolah sumber daya alam
Dari pernyataan diatas yang termasuk sebab-sebab terjadinya kelangkaan adalah …
a. 2, 4 dan 5 d. 1, 2 dan 4
b. 1, 3 dan 5 e. 3, 4 dan 5
c. 2, 3 dan 5
9. Apakah yang menyebabkan seseorang, suatu masyarakat atau pengusaha perlu memikirkan cara yang terbaik intuk melakukan kegiatanya ?
a. Untuk memaksimumkan kepuasan atau untung
b. Untuk memastikan keseimbangan diantara keinginan untuk memperoleh barang dan kemampuan perekonomian menghasilkan barang tersebut
c. Untuk memaksimumkan tingkat produksi di berbagai kegiatan ekonomi
d. Untuk menyamaratakan tingkat pendapatan dan kemakmuran masyarakat
e. Untuk memaksimumkan kebutuhanya
10. Yang manakah dari yang berikut adalah pernyataan normatif ?
a. Panen yang melimpah menurunkan harga beras
b. Perekonomian Amerika Serikat lebih maju dari perekonomian Indonesia
c. Masalah pengangguran perlu terlebih dulu diatasi dari masalah inflasi
d. Perbelanjaan pendididkan yang lebih banyak akan memperbaiki mutu tenaga kerja di suatu negara
e. Produksi gula dan kopi turun sehingga harganya akan naik











SOAL MAKALAH SAP UNIVERSITAS GUNADARMA
MATA KULIAH : TEORI ORGANISASI UMUM 2
PENYUSUN : EKA FITRIA RAKHMAH


KUNCI JAWABAN
BAB 1

1. B
2. A
3. E
4. B
5. D
6. D
7. C
8. A
9. B
10. D











BAB 2
Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran
A. Permintaan (Demand)
i. Pengertian
Berapakah jumlah Coca-Cola yang dibeli konsumen jika harga turun jadi setengah dari harga semula? Dari pertanyaan diatas dapat dibuat sebuah hubungan, yaitu adanya hubungan antar jumlah Coca-Cola yang dibeli konsumen dengan harganya. Hubungan ini disebut permintaan. Permintaan menunjukan jumlah produk (baik barang atau jasa) yang diinginkan dan mampu dibeli konsumen pada berbagai tingkat harga selama jangka waktu tertentu dan hal lain dianggap konstan (tidak berubah).
ii. Hukum permintaan
Hukum permintaan menjelaskan hubungan antara perubahan harga terhadap perubahan barang yang diminta. Hukum permintaan menyatakan bahwa antara harga dan jumlah barang yang diminta berbanding terbalik. Artinya, bila harga naik akan menyebabkan jumlah barang yang diminta akan turun, dan sebaliknya bila harga turun akan menyebabkan jumlah barang yang diminta naik, dengan syarat ceteris paribus.
iii. Perubahan permintaan
Apa saja faktor yang bisa menimbulkan perubahan permintaan?
• Perubahan pendapatan konsumen
• Perubahan harga barang yang berkaitan
• Perubahan selera
• Perubahan intensitas kebutuhan
• Perubahan harapan di masa yang akan datang (expectation)

B. Penawaran (Supply)
i. Pengertian
Bila kita perhatikan barang yang telah selesai diproduksi, selanjutnya didistribusikan kepada konsumen. Pada awalnya, bila dagangan ingin laku penjual dengan cara apapun datang kepada konsumen untuk menawarkan barangnya. Penawaran suatu barang berasal dari pihak produsen. Dengan demikian penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual (produsen) dengan berbagai tingkat harga dan dalam waktu tertentu (per hari, per minggu, per bulan, per tahun).
ii. Hukum penawaran
Hukum penawaran menyatakan hubungan antara harga barang/jasa dengan jumlah yang ditawarkan positif. Artinya, bila haga naik, maka jumlah yang ditawarkan juga naik. Demikian pula sebaliknya jika harga turun maka jumlah yang ditawarkan juga mengalami penurunan.
iii. Perubahan penawaran
Faktor-faktor yang bisa memengaruhi perubahan penawaran :
• Perubahan biaya produksi
• Teknologi yang digunakan
• Harapan mendapatkan laba
• Harapan masa yang akan datang (expectation)
Menentukan Harga Keseimbangan Secara Grafik
Syarat untuk mencapai keadaan keseimbangan adalah jumlah yang di tawarkan sama dengan jumlah yang diminta. Cara untuk menjelaskan bagaimana harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan ditentukan di pasar adalah dengan secara gambaran grafik, yaitu seperti yang ditunjukan pada gambar. Kurva DD menggambakan permintaan buku tulis dan kurva SS menggambarkan penawaran buku tulis. Kedua kurva tersebut dilukis berdasarkan angka permintaan dan penawaran yang terdapat dalam table pada harga diatas Rp 300 kurva penawaran berada disebelah kanan dari kurva permintaan, berarti penawaran melebihi permintaan. Keadaan ini tidak stabil dan harga akan mengalami penurunan. Pada harga di bawah Rp 300 keadaan yang sebaliknya berlaku. Kurva permintaan berada disebelah kanan daripada kurva penawaran, yang berarti permintaan melebihi penawaran. Ketidakseimbangan ini menyebabkan harga tidak stabil, yaitu ia cenderung untuk mengalami kenaikan. Pada harga Rp 300 kurva permintaan dan kurva penawaran saling berpotongan, yaitu di titik E. Perpotongan itu berarti permintaan sama dengan penawaran, dan dengan demikian keadaan keseimbangan tercapai.
D kelebihan S
500 -- penawaran
400 --
300 ------------------------------------
200 --
100 -- kelebihan permintaan
S D
400 600 800 1000 1200 1400
Jumlah barang
Gambar 1.1
Penentuan Harga kesimbangan
Buku Tulis Yang Diperjualbelikan




















Pilihan Ganda LATIHAN
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !
1. Pernyataan yang menyatakan bahwa, bila harga naik akan menyebabkan jumlah barang yang diminta akan turun, dan sebaliknya bila harga turun akan menyebabkan jumlah barang yang diminta naik, dengan syarat ceteris paribus. Pengertian dari …
a. Hukum permintaan d. Pendekatan ordinal
b. Hukum penawaran e. Harga keseimbangan
c. Pendekatan kardinal
2. Faktor yang bisa memengaruhi perubahan penawaran yaitu
a. Perubahan pendapatan konsumen d. Perubahan biaya produksi
b. Perubahan harga barang yang berkaitan e. Perubahan selera
c. Perubahan intensitas kebutuhan

3. Apabila kurva permintaan bergeser ke sebelah kanan makapergeseran itu menunjukan …
a. Pertambahan dalam penawaran d. penurunan dalam permintaan
b. Pertambahan dalam permintaan e. tidak berubah
c. Penurunan dalam penawaran

4. Perhatikan tabel permintaan berikut ini:
Harga (P) Jumlah Permintaan (Q)
Rp 600,00 300 unit
Rp 800,00 200 unit

Berdasarkan table diatas, maka besarnya koefisien elastisitas permintaan adalah …
a. 0,11 d. 2,00
b. 0,50 e. 9,00
c. 1,00
5. Hal-hal yang berhubungan dengan pasar faktor produksi :
1. Permintaan datangnya dari rumah tangga konsumsi
2. Penawaran datangnya dari rumah tangga produksi
3. Imbalan yang diterima berupa gaji
4. Permintaan datangnya dari rumah tangga produksi
5. Penawaran datangnya dari rumah tangga konsumsi
Hal-hal diatas yang berhubungan dengan pasar faktor produksi tenaga kerja adalah …
a. 1, 2 dan 3 d. 2, 3 dan 5
b. 1, 3 dan 5 e. 3, 4 dan 5
c. 2, 3 dan 4
6. Disebut Barang pengganti karena dapat menggantikan fungsi dari barang lain tersebut, kecuali adalah …
a. Kopi dengan teh d. baju dengan celana
b. Nasi dengan roti e. sandal dengan sepatu
c. Jarum dengan mesin jahit
7. Faktor manakah yang akan menyebabkan kurva permintaan ke atas suatu barang bergeser ke kiri ?
a. Pendapatan masyarakat bertambah
b. Negara lebih banyak mengimpor barang tersebut
c. Harga barang tersebut semakin murah
d. Penjual menurunkan harga barang-barang pengganti
e. Produsen banyak memproduksi barang untuk konsumsi
8. Dari kemungkinan perubahan/pergeseran kurva permintaan dan penawaran dibawah ini yang benar adalah …
a. Permintaan bertambah (kurva permintaan bergeser ke kanan)
b. Permintaan berkurang (kurva permintaan bergeser ke kanan)
c. Penawaran bertambah (kurva penawaran bergeser ke kiri)
d. Penawaran berkurang (kurva penawaran bergeser ke kanan)
e. Permintaan bertambah (kurva permintaan bergeser ke kiri)
9. Apabila harga barang Y meningkat permintaan keatas barang X menurun, tetapi permintaan keatas barang Z meningkat. Yang manakah dari pernyataan berikut benar ?
a. Barang X dan Z adalah barang netral
b. Barang X adalah pengganti dan barang Z adalah penggenap kepada barang Y
c. Barang X adalah penggenap dan barang Z adalah pengganti kepada barang Y
d. Barang Y adalah pengganti barang X dan Z
e. Barang X dan Y adalah pengganti barang Z
10. Akibat yang bagaimanakah akan berlaku apabila permintaan dan penawaran bertambah, dalam keadaan dimana tingkat pertambahan permintaan lebih besar dari tingkat pertambahan penawaran?
a. Harga barang meningkat tetapi jumlah barang yang diperjualbelikan menurun
b. Harga barang meningkat dan jumlah barang yang diperjualbelikan juga meningkat
c. Harga barang merosot tetapi jumlah barang yang diperjualbelikan meningkat
d. Tingkat kenaikan harga yang berlaku adalah lebih tinggi dari tingkat kenaikan produksi
e. Harga barang merosot dan jumlah barang yang diperjualbelikan stabil




















SOAL MAKALAH SAP UNIVERSITAS GUNADARMA
MATA KULIAH : TEORI ORGANISASI UMUM 2
PENYUSUN : EKA FITRIA RAKHMAH


KUNCI JAWABAN
BAB 2

1. A
2. D
3. B
4. C
5. E
6. D
7. C
8. A
9. C
10. C









BAB 3 & 4
Perilaku konsumen
Pendahuluan
Teori Tingkah Laku Konsumen
Teori ini menerangkan perilaku pembeli-pembeli di dalam menggunakan dan membelanjakan pendapatan yang diperolehnya. Seorang konsumen yang rasional akan berusaha memaksimumkan kepuasan dalam menggunakan pendapatanya untuk membeli barang dan jasa. Untuk tujuan ini ia harus membuat pilihan-pilihan, yaitu menentukan jenis-jenis barang yang dibelinya dan jumlah yang akan dibelinya.Teori tingkah laku konsumen dapat dibedakan dalam dua macam pendekatan: pendekatan nilaiguna (utiliti) kardinal dan pendekatan nilaiguna ordinal. Dalam pendekatan nilaiguna ordinal, manfaat atau kenikmatan yang diperoleh masyarakat dari mengkonsumsikan barang-barang tidak kuantifiser.
Perilaku konsumen adalah sikap konsumen dalam memenuhi kebutuhan yang disesuaikan dengan pendapatan.dan perilaku konsumen ternyata erat kaitanya dengan nilai guna barang ataupun jasa (utility). Biasanya orang membeli barang jasa karena barang / jasa tersebut mengandung kegunaan. Konsumen percaya bahwa barang / jasa bersangkutan dapat memuaskan kebutuhannya. Hal ini seperti yang dikemukakan oleh Hukum Gossen I dan Hukum Gossen II tentang nilai guna barang dan tingkat kepuasan sesorang terhadap berbagai macamkebutuhan hidupnya.
Menurut Vincent Gasperz, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dan ekspektasi (keinginan) konsumen, yaitu :
 Kebutuhan dan Keinginan
Jika kebutuhan dan keinginan konsumen besar, maka persepsi dan ekspektasi konsumen juga besar, demikian pula sebaliknya.
 Pengalaman Masa lalu
Pengalaman mengkonsumsi produk yang sama atau produk lainnya yang sama fungsinya.
 Pengalaman dari Teman
Teman anda yang pernah mengkonsumsi suatu produk sebelum anda, akan menceritakan kepada anda kualitas produk tersebut sehingga bisa menambah atau mengurangi persepsi atau ekspektasi anda terhadap produk yang akan anda konsumsi.
 Komunikasi Iklan dan Pemasaran
Iklan dan pemasaran dapat merubah ekspektasi Anda. Mungkin saja ekspektasi anda terhadap produk makanan KFC meningkat karena ada selebritis seperti Cinta Laura seleb kegemaran anda yang menjadi bintang iklannya.
Teori Nilaiguna (Utiliti)
Di dalam teori ekonomi kepuasan atau kenikmatan yang di peroleh seseorang dari mengkonsumsikan barang-barang dinamakan nilaiguna atau utility. Kalau kepuasan itu semakin tinggi maka makin tinggilah nilaigunanya atau utilitinya.
Dalam membahas mengenai nilaiguna perlu dibedakan di antara dua pengertian: nilaiguna total dan nilaiguna marginal. Nilaiguna total mengandung arti jumlah seluruh kepuasan yang di peroleh dari mengkonsumsikan sejumlah barang tertentu. Sedangkan nilaiguna marginal berarti pertambahan (atau pengurangan) kepuasan sebagai akibat dari pertambahan (atau pengurangan) penggunaan satu unit barang tertentu.
Elastisitas Permintaan Dan Penawaran
1. Elastisitas Permintaan
Adalah tingkat kepekaan perubahan jumlah permintaan karena terjadinya perubahan harga.
2. Koefisien Elastisitas Permintaan
Adalah angka yang digunakan untuk membedakan tingkat elastisitas permintaan.
3. Macam-Macam Elastisitas Permintaan
a. Permintaan yang elastis apabila besarnya koefisien elastisitas permintaan lebih besar dari satu, artinya persentase perubahan permintaan lebih besar daripada persentase perubahan harga.
b. Permintaan Inelastis yaitu apabila besarnya koefisien elastisitas permintaan lebih kecil dari satu, artinya persentase perubahan permintaan lebih kecil dari persentase perubahan harga.
c. Permintaan Elastis sempurna yaitu apabila besarnya koefisien elastisitas permintaan sama dengan tak terhingga, artinya hal ini terjadi apabila pada harga tetap, jumlah barang yang diminta tak terbatas.
d. Permintaan Inelastis Sempurna yaitu apabila besarnya koefisien elastisitas permintaan sama dengan nol, artinya hal ini terjadi apabila pada harga berapapun, jumlah permintaan tidak mengalami perubahan.
4. Elatisitas Penawaran
Adalah tingkat kepekaan perubahan jumlah penawaran karena terjadinya perubahan harga.
5. Koefisien Elastisitas Penawaran
Adalah angka yang digunakan untuk membedakan tingkat elastisitas penawaran.
6. Macam-Macam Elastisitas Penawaran
a. Penawaran elastisitas adalah apabila besarnya koefisien elastisitas penawaran lebih besar dari satu, artinya persentase perubahan penawaran lebih besar daripada persentase perubahan harga.
b. Penawaran Inelastis adalah apabila besarnya koefisien elastisitas penawaran lebih kecil dari satu, artina apabila persentase perubahan penawaran lebih kecil dari persentase perubahan harga.
c. Penawaran Elatisitas Uniter adalah apabila kefisien elastisitas penawaran sama dengan satu, artinya apabila persentasa perubahan penawaran sama dengan persentase perubahan harga.
d. Penawaran Elastis Sempurna adalah apabila besarnya koefisien elastisitas penawaran sama dengan tak terhingga, artinya pada harga tertentu, jumlah barang yang ditawarkan terbatas.
e. Penawaran Inelastis Sempurna adalah apabila besarnya koefisien elastisitas penawaran sama dengan nol, artinya berapapun harga berubah, jumlah barang yang ditawarkan tidak mengalami perubahan.





















Pilihan Ganda LATIHAN
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !
1. Kesanggupan suatu barang untuk ditukarkan dengan barang lain adalah nilai …
a. Tukar obyektif d. Pakai obyektif
b. Tukar subyektif e. Guna alami
c. Guna obyektiif
2. Nilai suatu barang tidak ditentukan oleh biaya produksi tetapi oleh biaya reproduksi.
Pernyataan diatas adalah ajaran teori …
a. nilai subyektif d. nilai tukar subyektif
b. refroduction cost value theory e. nilai guna barang
c. nilai obyektif
3. jumlah barang dan jasa tertentu yang diminta konsumen pada berbagai tingkat harga dan pada waktu tertentu disebut …
a. grafik permintaan d. permintaan
b. elastisitas permintaan e. hukum penawaran
c. kurva permintaan
4. Mengenai nilai guna barang dan tingkat kepuasan seseorang terhadap berbagai macam kebutuhan hidupnya. Bunyi tersebut tentang …
a. Hukum permintaan d. permintaan dan penawaran
b. Hukum penawaran e. keseimbangan
c. Hukum Gossen
5. apabila harga turun 10%, permintaan naik 30%, hal ini menunjukan sifat …
a. permintaan elastisitas uniter d. penawaran ilelastis
b. penawaran elastis e. permintaan inelastis
c. permintaan elastic
6. jika pemerintah menerapkan kebiajakan penetapan harga minimum sebenarnya pemerintah ingin melindungi …
a. konsumen d. masyarakat ekonomi lemah
b. produsen e. konsumen di pedesaan
c. produsen dan konsumen
7. penawaran bersifat elastis sempurna apabila pada harga tertentu, kuantitas barang yang ditawarkan tidak terbatas. Maka kurva penawaranya …
a. sejajar dengan garis harga d. dibuat dari kiri bawah ke kanan atas
b. sejajar dengan garis jumlah e. dibuat dari kanan atas ke kiri bawah
c. dibuat dari kiri atas ke kanan bawah
8. persentase perubahan penawaran lebih besar dari pada persentase perubahan harga, maka penawaranya bersifat …
a. elastis d. elastis sempurna
b. inelastis e. inelastis sempurna
c. elastis uniter
9. faktor yang mempengaruhi penawaran selain harga adalah, kecuali …
a. naiknya biaya produksi d. tersedianya sarana produksi
b. penambahan jumlah produksi e. kemajuan teknologi
c. bertambahnya jumlah penduduk
10. berikut ini adalah kebijakan pemerintah dalam pembentukkan harga, kecuali …
a. memberikan subsidi d. menetapkan harga terendah
b. menetapkan pajak penjualan e. menetapkan bea masuk untuk barang impor
c. menetapkan harga eceran tertinggi
11. disebut permintaan inelastis sempurna jika …
a. Ed = ~ d. Ed < 1
b. Ed = 1 e. Ed = 0
c. Ed > 1
12. Es > 1, artinya …
a. persentase perubahan harga sama dengan persentase perubahan jumlah penawaran
b. persentase perubahan harga lebih besar dari persentase perubahan jumlah penawaran
c. persentase perubahan harga lebih besar dari persentase perubahan jumlah permintaan
d. persentase perubahan harga lebih kecil dari persentase perubahan jumlah penawaran
e. persentase perubahan harga lebih kecil dari persentase perubahan permintaan
13. pola konsumsi suatu keluarga dalam masyarakat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti berikut ini, kecuali …
a. besar kecilnya tingkat tabungan yang diinginkan
b. besar kecilnya tingkat penghasilan yang diperoleh
c. besar kecilnya jumlah anggota keluarga
d. tingkat harga kebutuhan
e. lingkungan tempat tinggal dimana keluarga itu berada
14. perilaku konsumen dalam mengkonsumsi barang sifatnya berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, kecuali …
a. selera konsumen d. pendapatan seseorang
b. intensitas kebutuhan e. ada tidaknya barang subtitusi
c. banyaknya barang produksi lama
15. orang memberikan nilai kepada suatu benda karena benda itu dapat …
a. dipakai dan dapat dijual
b. dikonsumsi dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan
c. dipakai dan dapat diuangkan
d. dipakai dan dapat dijual
e. dipakai dan dapat digunakan
16. barang seni (antik) menurut David Ricardo mempunyai nilai yang tinggi karena …
a. digemari banyak orang d. sulit didapatkan oleh manusia
b. sulit diperbanyak e. pembuatanya membutuhkan lama
c. harganya mahal
17. tinggi rendahnya nilai batas suatu benda ditentukan oleh …
a. nilai pakai obyektif dari benda itu d. banyak sedikitnya benda itu dinilai
b. sulit tidaknya benda itu diproduksi e. nilainya dapat memenuhi kebutuhan manusia
c. mahal tidaknya benda itu
18. salah satu yang menjadi pertimbangan produsen akan melepas atau menahan hasil produksinya adalah …
a. pertimbangan biaya produksi d. adanya motif spekulasi
b. permintaan dan penawaran e. produsen belum membutuhkan uang tunai
c. adanya peraturan pemerintah
19. produsen submarginal akan menjual hasil produksinya jika harga dipasar …
a. mulai turun d. berubah-ubah
b. mulai naik e. ditetapkan oleh pemerintah
c. tetap stabil
20. seorang konsumen akan mencapai kepuasan maksimum dari membelanjakan sejumlah uang apabila …
a. nilaiguna total setiap barang sama
b. nilaiguna marginal setiap barang sama
c. jumlah rupiah yang dibelanjakan ke setiap barang sama
d. nilaiguna marginal per rupiah setiap barang sama
e. nilaiguna total setiap barang berbeda






SOAL MAKALAH SAP UNIVERSITAS GUNADARMA
MATA KULIAH : TEORI ORGANISASI UMUM 2
PENYUSUN : EKA FITRIA RAKHMAH


KUNCI JAWABAN
BAB 3 Dan 4

1. A 11.E
2.B 12.B
3.D 13.E
4.C 14.C
5.E 15.E
6.A 16.B
7.A 17.A
8.A 18.D
9.E 19.B
10.C 20.C











BAB V
5. PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Dalam makalah ini saya membahas tentang Ekonomi, yaitu :
Bab pertama menjelaskan ruang lingkup Eekonomi yang terdiri dari definisi & metiilogi Ekonomi, Permasalahan Pokok Ekonomi, Pengaru Mekanisne harga pada
Bab kedua yaitu Penentuan harga permintaan dan penawaran yang terdiri dari pengertian, hukum-hukunya, factor-faktor yang mempengaruhi penentuan harga keseimbangan
Bab ketiga dan keempat ialah menjelaskan tentang perilaku konsumen yang terdiri dari pendaguluan, pendekatan kordinal dan pendekatan ordinal, serta konsep elastisitas (harga, silang, dan pendapatan)

5.2. Saran
Demikianlah kesimpulan yang dapat saya jelaskan pada makalah ini. Yang menjelaskan tentang perekonomian. Dengan membuat makalah ini bersifat dan betujuan supaya mahasiswa mendapatkan motivasi dalam berusaha. Dan mendapatkan skill yang lebih baik. Maka apabila ada kesalahan di dalam makalah ini silahkan berikan kritik dan saran anda , agar saya dapat memperbaiki makalah ini dengan baik.





1. Sukwiaty, Jamal Sudirman, Sukamto Slamet. 2003. Ekonomi kelas 1 SMA. Bandung: Yudisthira.
2. Sadono sukirno. 1999. Pengantar Makro Ekonomi. Jakarta: Rajawali Pers.
3. Tim MGMP. 2004. Bahan Ajar Ekonomi. Jakarta: MGMP Ekonomi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar